Liputan

Spemdalas Jalin Komunikasi dengan ITS, Perkuat Konten Kelas DTCP

8
×

Spemdalas Jalin Komunikasi dengan ITS, Perkuat Konten Kelas DTCP

Sebarkan artikel ini
Spemdalas
Kepala Sekolah Spemdalas, Yugo Triawanto, M.Si. (kanan) saat melakukan kunjungan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

Selawe.com – Ikhtiar menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan zaman terus dilakukan SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik. Salah satunya melalui komunikasi dengan perguruan tinggi, termasuk Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

Pada Kamis (23/4), Kepala Sekolah Spemdalas, Yugo Triawanto, M.Si, bersama Edi Kurniawan, S.Pd. selaku Wakil Kepala Sekolah bidang Humas, melakukan pertemuan dengan Prof. Endarko, S.Si., M.Si., Ph.D. dari Departemen Fisika ITS.

Pertemuan tersebut membahas penguatan konten pembelajaran pada kelas Digital Technology Class Program (DTCP), salah satu kelas unggulan di Spemdalas.

Yugo Triawanto menyampaikan bahwa tujuan Spemdalas menjalin komunikasi dengan ITS adalah untuk memastikan arah pengembangan pembelajaran yang selaras dengan dunia akademik dan perkembangan sains teknologi.

“Kami ingin kelas DTCP tidak hanya berjalan sebagai program, tetapi benar-benar memiliki fondasi keilmuan yang kuat dan terhubung dengan perguruan tinggi,” ujarnya.

Dia menuturkan, Digital Technology Class Program (DTCP) merupakan program pembelajaran berbasis teknologi dan kreativitas digital yang dirancang untuk membekali siswa dengan keterampilan abad 21, seperti berpikir kritis, problem solving, serta kemampuan berkarya di bidang digital.

Saat ini, DTCP telah memasuki angkatan ke-3. Siswa kelas 9 tahun ini menjadi angkatan pertama yang merintis kelas tersebut, sekaligus menjadi tolok ukur awal pengembangan program.

“Melalui komunikasi dengan ITS, Spemdalas berharap pengembangan DTCP ke depan semakin terarah, baik dari sisi kurikulum, konten pembelajaran, maupun kolaborasi akademik. Harapannya, siswa tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memahami konsep ilmiah di baliknya dan menciptakan karya yang bermanfaat,” ucapnya.

Membangun Ekosistem

Sementara itu, Prof. Endarko, S.Si., M.Si., Ph.D. menyambut baik langkah Spemdalas. Ia menilai bahwa keterhubungan antara sekolah dan perguruan tinggi menjadi penting dalam membangun ekosistem pendidikan yang berkelanjutan, khususnya dalam bidang sains dan teknologi.

“Ke depan, kelas DTCP Spemdalas mampu berkembang menjadi program unggulan yang adaptif, inovatif, dan melahirkan generasi yang siap menghadapi tantangan era digital, tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan,” katanya. (*)

Penulis Ain Nurwindasari. Editor Ichwan Arif